Alasan Mario Gomez Masih Layak Menjadi Pelatih Timnas

Alasan Mario Gomez Masih Layak Menjadi Pelatih Timnas
Alasan Mario Gomez Masih Layak Menjadi Pelatih Timnas

Bolagaul.net, Bandung – Rumor pelatih anyar Timnas Indonesia semakin meluas seiring Luis Milla yang belum memberikan jawaban atas tawaran kontrak baru yang disodorkan PSSI. Kali ini, pelatih Persib Bandung, Mario Gomez, yang digadang-gadang bakal menjadi suksesor Luis Milla.

Nama Mario Gomez terseret rumor pelatih anyar Timnas Indonesia karena racikan taktiknya di Persib. Mario Gomez berhasil memberikan kinerja terbaik dengan membawa Persib menjadi pemuncak klasemen sementara Liga 1 2018.

Bersama Mario Gomez, Persib musim ini sudah mengumpulkan 35 poin. Jumlah tersebut merupakan hasil dari 10 kemenangan, lima kali imbang, dan lima kali kalah.

Persib bersama Mario Gomez mampu menjadi tim yang subur sampai pekan ke-20 Liga 1 2018. Sebanyak 31 gol telah disarangkan para pemain Persib.

Selain membuat Persib menjadi tim yang tajam, Mario Gomez juga sukses menjadikan timnya sulit dibobol. Sejauh ini, klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat itu menjadi tim yang paling sedikit kebobolan yakni 19 gol.

Tak hanya urusan penampilan, penunjukkan Mario Gomez sebagai pelatih Timnas Indonesia untuk jangka panjang bakal sangat berguna. Apalagi Mario Gomez juga dikenal sebagai pelatih yang gemar memainkan pemain muda.

Seperti diketahui, pemain U-23 yang baru tampil di Asian Games 2018 sudah mampu menunjukkan penampilan terbaiknya. Sebagian besar dari mereka sudah layak untuk promosi ke timnas senior.

Andai ditunjuk menjadi pelatih anyar Timnas Indonesia, Mario Gomez tinggal melanjutkan dasar yang sudah dibangun Luis Milla. Dengan pengalamannya, Mario Gomez diprediksi bakal membuat para pemain muda Indonesia mendapatkan jam terbang yang lebih di timnas senior demi kesuksesan masa depan.

Untuk masalah gaji, mengontrak Mario Gomez untuk mengarsiteki Timnas Indonesia bakal lebih hemat ketimbang Luis Milla. Pelatih asal Argentina itu kabarnya mendapatkan bayaran Rp 14,5 miliar per dua tahun, sedangkan Luis Milla diprediksi mendapatkan Rp 2 miliar per bulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *